37e5e81d7da6ba5b4edfd8cfa4d0e06f

LOKAKARYA TRIWULAN PUSKESMAS SE-KECAMATAN JATISAMPURNA

UPTD Puskesmas Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi telah melaksanakan Lokakarya Triwulan Puskesmas se-Kecamatan Jatisampurna, pada (18/08/2023).


Lokakarya Lintas Sektoral Triwulan Tingkat Puskesmas se - Kecamatan Jatisampurna tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Jatisampurna. Hadir dalam acara tersebut Camat Jatisampurna, Lurah Jatisampurna, Lurah Jatikarya, Lurah Jatiranggon, Lurah Jatirangga, Lurah Jatiraden, Kasi di Lingkungan Kecamatan Jatisampurna, Kepala UPTD Puskesmas Jatiranggon, Kepala UPTD Puskesmas Jatikarya, Ketua TP. PKK Kecamatan Jatisampurna, Ketua TP. PKK Kelurahan se-Kecamatan Jatisampurna,  Kepala UPTD Se-Kecamatan Jatisampurna, dan Pekerja Sosial Masyarakat Se - Kecamatan Jatisampurna.


Camat Jatisampurna, Bapak Nata Wirya, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan harapan untuk melakukan kerjasama lintas sektor dimulai dari lurah, Babinsa, Bimaspol, RT, RW, Kepala Sekolah dan Kader Kesehatan. Semua Sektor diharapkan dapat berkoordinasi dengan Puskesmas untuk mendukung Program Puskesmas dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Jatisampurna.


dr. Julo Nelma Timisela, M.M, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih untuk kehadiran lintas sektor dalam acara Lokakarya Triwulan dan menyampaikan pentingnya peran lintas sektor untuk memfasilitasi kegiatan program-program puskesmas. Dalam kegiatan tersebut juga Kepala Puskesmas menyampaikan pada bulan september UPTD Puskesmas Jatisampurna akan menghadapi Akreditasi sehingga diharapkan setiap lintas sektor dapat memberikan dukungannya dalam bidang kesehatan. (18/08/2023).


Kepala UPTD Puskesmas Jatisampurna dalam sambutan dan arahannya menyampaikan ada 5 indikator Standar Pelayanan Minimal bidang Kesehatan yang belum mencapai target, Seperti "Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar" hal ini dikarenakan belum tersediannya Posyandu Remaja yang terbentuk sehingga belum bisa maksimal dalam melakukan penjaringan kesehatan diluar Sekolah serta keterbatasan SDM menjadi persoalan dalam melakukan penjaringan kesehatan dilaksanakan. selanjutnya "Pelayanan kesehatan pada usia produktif" masih belum mencapai target yang ditetapkan, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya screening Penyakit Tidak Menular ataupun deteksi dini Kanker Serviks, Hipertensi, Diabetes,masih menjadi kendala dalam meningkatkan cakupan. sebagai contoh Screening IVA Tes sudah dijadwalkan setiap hari selasa di UPTD Puskesmas Jatisampurna, sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan tersebut dengan mudah. Selain hal tersebut Puskesmas juga sudah mengadakan Kegiatan Posbindu di wilayah Kerja Puskesmas, dimana Pos Pelayanan Terpadu tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dalam hal Screening Kesehatan.


Julo juga mengatakan bukan hanya penyakit tidak menular yang menjadi pekerjaan rumah, tetapi penyakit menular lainnya seperti TBC masih menjadi persoalan, "Pelayanan kesehatan pada orang terduga Tuberkulosis" belum mencapai target yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai TBC, serta keterbatasan SDM dalam melaksanakan Screening TBC mengakibatkan rendahnya cakupan screening TBC dalam upaya memutus rantai penularan TBC di Masyarakat. harapannya lintas sektor dapat ikut berperan untuk meningkatkan cakupan Screening TBC di lingkungan Masyarakat. Pungkasnya.


Dalam Lokakarya Triwulan tersebut dirumuskan Nota Kesepakatan dengan lintas sektor, sebagai berikut : 


  1. Mendukung upaya perbaikat indikator SPM yang masih kurang
  2. menggerakkan kader dan juga pamong sebagai penyuluh kesehatan di Masyarakat berkolaborasi dengan tenaga kesehatan puskesmas, terutama untuk memberikan informasi kesehatan terkait Penyakit Tidak Menular seperti Hipertensi, Diabetes Melitus, dan lain sebagainya
  3. seluruh sektor akan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui akreditasi UPTD Puskesmas Jatisampurna.
  4. menggerakkan staff UPTD, DISDIK, dan TP UKS Kecamatan dalam melakukan penjaringan kesehatan dan untuk membentuk Posyandu Remaja.
  5. Kader kesehatan dan KAder TB siap untuk melakukan Screening pada Masyarakat terduga TB dan Melaporkannya ke Puskesmas.

Sumber :
Tags :